Sepi, Pedagang Pasar Wajan Tuntang Hanya Bisa Menyangga Dagu

Meski sempat moncer, kini Pasar Wajan di Tuntang nggak begitu dilirik para pelanggannya karena berbagai hal. Alhasil, para pedagang harus menerima kenyataan bahwa dagangan mereka nggak selaris dulu.

Sepi, Pedagang Pasar Wajan Tuntang Hanya Bisa Menyangga Dagu
Siti Sahiroh resah menunggu datangnya pelanggan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
{"time":1595816233274,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Di depan warungnya, Siti Sahiroh memandangi\njalanan dengan tatapan kosong. Sebuah mobil carry reyot bersuara berisik\nkemudian membuyarkan lamunannya. Tampaknya mobil tersebut adalah milik produsen\nwajan asal Boyolali langganan Siti Sahiroh. Dengan lunglai perempuan ini menolak\npenawaran si produsen."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Ora ndisik (tidak\ndulu),” ungkap perempuan yang akrab disapa Sahir ini."}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Semakin ke sini, perempuan yang sudah berjualan di lokasi\ntersebut lebih dari satu dekade ini mengaku dagangannya sepi. Saban hari, waktunya lebih banyak digunakan untuk membersihkan peralatan masak yang dijualnya dari debu. Maklum, tokonya berada tepat di\npinggir jalan Fatmawati, Tuntang, sehingga membuatnya cepat berdebu."}},"10":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/pasar-kreatif/pasar-wajan-tuntang-rujukan-berbelanja-alat-masak-berharga-miring","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/pasar-kreatif/pasar-wajan-tuntang-rujukan-berbelanja-alat-masak-berharga-miring","type":"article","title":"Pasar Wajan Tuntang, Rujukan Berbelanja Alat Masak Berharga Miring","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Jika melintas di Jl Fatmawati, Tuntang, mampirlah ke deretan warung yang menjajakan wajan sebagai produk unggulan ini. Disebut pasar wajan, kamu bisa membeli berbagai peralatan memasak dengan harga miring.","image":"https://www.inibaru.id/media/7721/large/normal/f6572154-88e7-4ea3-8e67-44aef8014e6e__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7721/large/normal/f6572154-88e7-4ea3-8e67-44aef8014e6e__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sayangnya, kepadatan Jalan Fatmawati yang dulu membuatnya\nmudah menjajakan produknya kini nggak lagi dia temui. Semenjak adanya tol,\nSahir mengaku jualannya mendadak sepi."}},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Sebelum ada tol, semua mobil lewat sini jadi laris,”\nungkapnya lesu."}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Beberapa waktu lalu, deretan warung penjaja berbagai perkakas\nmemasak yang dikenal dengan sebutan Pasar Wajan ini sempat moncer. Berbagai kendaraan dari dalam dan luar kota kerap mampir untuk membeli perkakas\ndi sana."}},"14":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/7719/large/normal/ce29d8d9-08d1-4aed-8ebd-b1eb918da3e2__large.jpg"},"caption":"Berbagai peranti masak yang dijual di pasar wajan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kini, keadaan begitu berbeda. Sahir dan beberapa pedagang\nlain harus lebih bersabar untuk menanti datangnya para pembeli. Bahkan Sahir\nmengaku sering nggak dapat uang sepeserpun dalam sehari."}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Kadang nggak dapat uang sama sekali. Mau kulakan dagangan\nkadang nggak bisa karena nggak dapat uang,” ungkap perempuan 56 tahun ini."}},"17":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/foto-esai/wisata-murah-di-semarang-membelah-rawa-pening-hingga-langit-meredup-di-jembatan-biru-sumurup","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/foto-esai/wisata-murah-di-semarang-membelah-rawa-pening-hingga-langit-meredup-di-jembatan-biru-sumurup","type":"article","title":"Wisata Murah di Semarang, Membelah Rawa Pening hingga Langit Meredup di Jembatan Biru Sumurup","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Kabupaten Semarang punya spot wisata instagrammable di Rawa Pening, namanya Jembatan Biru Sumurup. Dari jembatan ini, pemandangan danau Rawa Pening terlihat sangat jelas, ditambah suasana sejuk yang selalu menyelimuti tempat ini.","image":"https://www.inibaru.id/media/7492/large/normal/c351997d-2ae1-4fad-a90d-906156f5f28f__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7492/large/normal/c351997d-2ae1-4fad-a90d-906156f5f28f__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kini berbagai perkakas lama masih menggantung dan tergeletak\nbegitu saja tanpa disentuh pembeli. Sukar baginya untuk menjualnya dengan cepat\ndan membelikan dagangan yang baru. Padahal dirinya mengaku untung yang dia\ndapatkan dari berjualan nggak seberapa."}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ya, hati saya tambah miris mendengar pengakuan Sahir bahwa lockdown beberapa waktu lalu membuat\njalanan begitu sepi."}},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Waktu lockdown nggak ada yang lewat, jalanan sepi,” ungkap\nperempuan tambun ini."}},"21":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/7720/large/normal/20f68414-1645-4065-b5aa-a70c2e2bbe48__large.jpg"},"caption":"Lebih sering bersih-bersih ketimbang menjual dagangan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"22":{"type":"paragraph","data":{"text":"Situasi yang sama nggak cuma dialami olehnya. Widayati,\nseorang pedagang di toko yang lebih kecil mengaku pendapatannya semakin nggak\nmenentu."}},"23":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Nggak menentu, kadang cuma bisa jual cobek, kadang ya ada\njuga yang beli wajan,” ungkapnya."}},"24":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/kulinary/pernah-bertanya-mengapa-air-kendi-rasanya-dingin-seperti-air-es-ini-jawabannya","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/kulinary/pernah-bertanya-mengapa-air-kendi-rasanya-dingin-seperti-air-es-ini-jawabannya","type":"article","title":"Pernah Bertanya Mengapa Air Kendi Rasanya Dingin Seperti Air Es? Ini Jawabannya!","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Jika kita minum air minum yang berasal dari kendi, rasanya sangat dingin seperti air es. Padahal, air sama sekali nggak diberi es. Kok bisa ya?","image":"https://www.inibaru.id/media/7341/large/normal/b120e34f-ab94-4b4e-b73c-0b7650dd10d8__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7341/large/normal/b120e34f-ab94-4b4e-b73c-0b7650dd10d8__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"25":{"type":"paragraph","data":{"text":"Zaman memang berubah, keduanya hanya sebagian kecil dari\nbelasan pedangang yang ada di lokasi yang sama. Selain adanya perpindahan jalur\ndan dampak pandemi, mereka mungkin nggak menyadari bahwa kini orang-orang lebih\nsuka berbelanja daring."}},"26":{"type":"paragraph","data":{"text":"Namun begitulah orang Jawa, ketekunan dan kesabarannya\nmemang tiada batas. Jika kamu tertarik membeli berbagai perkakas masak,\ndatanglah ke Pasar Wajan di Tuntang, Millens! Selain ada berbagai pilihan, kamu\njuga bisa menilai sendiri kualitasnya! (Zulfa Anisah/E05)"}}},"version":"2.15.1"}