Kemenkes Nggak Lagi Cover Biaya Perawatan Pasien Covid-19?

Di aplikasi perpesanan ponsel pintar, muncul narasi yang menyebut mulai 1 Oktober 2021, pemerintah nggak lagi cover biaya perawatan pasien Covid-19. Hal ini membuat banyak orang resah. Apakah kabar ini memang benar?

Kemenkes Nggak Lagi Cover Biaya Perawatan Pasien Covid-19?
Kemenkes nggak lagi cover biaya pasien Covid-19, benarkah? (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
{"time":1631873269361,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Belakangan ini di media sosial viral narasi\nyang menyebut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nggak lagi cover biaya pasien\nCovid-19 yang dirawat mulai 1 Oktober 2021 nanti. Sebenarnya, apakah kabar ini\nmemang benar?"}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Dalam\nnarasi ini, disebutkan kalau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)\nKesehatan hanya akan meng-cover biaya perawatan pasien Covid-19 paling banyak\nRp 18 juta. Nantinya, pasien Covid-19 diminta untuk menyiapkan sendiri asuransi\nagar bisa membayar biaya pengobatan penyakit ini yang memang cukup banyak bagi\nyang bergejala berat."}},"9":{"type":"link","data":{"link":"https://inibaru.id/hits/giliran-italia-yang-kaget-indonesia-sudah-vaksin-puluhan-juta-orang","meta":{"url":"https://inibaru.id/hits/giliran-italia-yang-kaget-indonesia-sudah-vaksin-puluhan-juta-orang","type":"article","title":"Giliran Italia yang Kaget Indonesia Sudah Vaksin Puluhan Juta Orang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Siapa sangka pencapaian Indonesia mengenai penekanan angka Covid-19 dan vaksinasi bisa bikin negara lain heran? Teranyar, Menkes Italia bertanya-tanya bagaimana Indonesia bisa memvaksin puluhan juta orang dalam waktu singkat.","image":"https://inibaru.id/media/17061/large/normal/bddd75d2-b8b1-4dca-89f2-8bc712030cbf__large.jpg","image:secure_url":"https://inibaru.id/media/17061/large/normal/bddd75d2-b8b1-4dca-89f2-8bc712030cbf__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Mulai 1 Oktober pasien Covid tidak ditanggung\nKemenkes lagi. BPJS hanya cover maksimal 18 juta! Alternatif lain pakai\nasuransi sendiri,”\ntulis narasi yang disebar di aplikasi perpesanan ponsel pintar ini."}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"Info ini\nternyata sampai juga di telinga Kemenkes. Direktur Pencegahan dan Pengendalian\nPenyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti\nNadia Tarmizi sampai mengeluarkan pernyataan kalau informasi ini keliru. Dia\npun menegaskan kalau biaya perawataan pasien Covid-19 masih akan tetap\nditanggung pemerintah."}},"12":{"type":"ads"},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Selain itu,\nNadia juga memastikan kalau Kemenkes masih punya aggaran untuk membiayapi\nperawatan pasien Covid-19 di Indonesia. Pemerintah baru menghentikan bantuan\nbiaya perawatan kalau masa isolasi pasien sudah selesai. Jadi, masyarakat nggak\nperlu khawatir tentang hal ini."}},"14":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/17149/large/normal/c7c341d3-d672-4049-bbea-6dbb78493b65__large.jpg"},"caption":"Biaya perawatan pasien Covid-19 masih ditanggung pemerintah. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Besaran\nperawaan biaya pasien Covid-19 tidak benar dibatasi 18 juta. Mekanisme\nperhitungan penggantian biaya menggunakan metode INA-CBSs dan besarannya\nbervariasi,” ucap Nadia, Kamis (16/9/2021)."}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Lantas,\nbagaimana jika masa isolasi sudah selesai namun pasien Covid-19 mengalami\ngejala kesehatan karena komorbid seperti komplikasi? Nah, kalau soal ini,\npembiayaannya bakal dialihkan ke sumber lain."}},"17":{"type":"link","data":{"link":"https://inibaru.id/foto-esai/jersey-hingga-fotografi-menjemba-keuntungan-dari-tren-sepak-bola-tarkam","meta":{"url":"https://inibaru.id/foto-esai/jersey-hingga-fotografi-menjemba-keuntungan-dari-tren-sepak-bola-tarkam","type":"article","title":"Jersey hingga Fotografi; Menjemba Keuntungan dari Tren Sepak Bola Tarkam","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Liga sepak bola resmi Indonesia yang dihentikan selama pandemi Covid-19 justru menaikkan pamor kompetisi tarkam. Siapa yang paling untung dari kompetisi lokal ini?  ","image":"https://inibaru.id/media/17069/large/normal/f9b87457-eb00-4d2b-8005-85ab0887f502__large.jpg","image:secure_url":"https://inibaru.id/media/17069/large/normal/f9b87457-eb00-4d2b-8005-85ab0887f502__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Meski\nbegitu, bukan berarti masyarakat bakal menanggungnya seorang diri. Pemerintah\nsudah menyediakan jaminan kesehatan nasional (JKN) yang bisa dimaksimalkan\nmasyarakat. Pasien juga bisa memakai asuransi jika memang sudah memilikinya. Intinya\nsih, soal kesehatan sudah dijamin, deh."}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Dr Nadia\npun sekali lagi menegaskan kalau informasi bahwa biaya perawatan pasien\nCovid-19 nggak bakal lagi di-cover pemerintah sebagai hoaks. Dia juga meminta\nmasyarakat nggak mudah percaya dengan berita yang nggak berdasar seperti ini."}},"20":{"type":"ads"},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Hoaks.\nBiaya perawatan pasien Covid-19 tetap ditanggung pemerintah. Sumber biaya tetap\ndari Kemenkes,” tegas Nadia."}},"22":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, sudah jelas ya kalau kabar ini nggak benar, Millens(Det/IB09/E05)"}}},"version":"2.15.1"}