11 Tahun Menghilang, Ervan Kembali Bertemu Keluarganya Berkat Google Maps

Saat usianya tujuh tahun, Ervan Wahyu Anjasworo diculik hingga akhirnya menjadi anak jalanan. Sebelas tahun kemudian, dia menemukan kembali keluarganya berkat Google Maps. Seperti apa ya kisahnya?

11 Tahun Menghilang, Ervan Kembali Bertemu Keluarganya Berkat Google Maps
Ervan Wahyu Anjasworo (baju abu-abu) saat bertemu keluarganya. (Joglosemarnews/Wardoyo)
{"time":1602559477047,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id - Seorang anak dari\nSragen, Jawa Tengah, bertemu kembali dengan keluarganya setelah menghilang sejak tahun 2009.\nAjaibnya, dia bisa menemukan keluarganya dengan bantuan Google Maps. Seperti apa ya kisah Ervan Wahyu Anjasworo yang kini berusia 18 tahun tersebut?"}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Saat usianya tujuh tahun, Ervan menjadi korban penculikan. Saat berada di persewaan game boy, dia didatangi oleh pengamen yang mengajaknya pergi. Entah bagaimana ceritanya, Ervan mengikuti mereka hingga akhirnya menjadi pengamen jalanan selama dua tahun."}},"9":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/pasar-kreatif/kangen-jalan-jalan-tapi-takut-corona-virtual-walking-tour-solusinya","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/pasar-kreatif/kangen-jalan-jalan-tapi-takut-corona-virtual-walking-tour-solusinya","type":"article","title":"Kangen Jalan-Jalan Tapi Takut Corona? Virtual Walking Tour Solusinya!","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Nggak perlu keluar rumah, kini kamu tetap bisa berjalan-jalan meski di tengah pandemi. Dengan bergabung di virtul walking tour, kamu bisa berkeliling ke tempat bersejarah di Kota Semarang tanpa keluar rumah. Penasaran?","image":"https://www.inibaru.id/media/3449/large/normal/55ae0e2a-74fb-4409-a43b-72597a7aed8e__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/3449/large/normal/55ae0e2a-74fb-4409-a43b-72597a7aed8e__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Keempat pengamen itu sebenarnya sempat merasa bersalah dan ingin mengembalikan\nErvan. Namun sayang, saat kembali ke Solo dan mencari alamat keluarga Ervan, mereka nggak\nmenemukannya. Ervan pun kembali dibawa ke Ibu Kota hingga akhirnya terdampar di Bogor."}},"11":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/10063/large/normal/57bb3cd2-171e-4ad4-b0b8-703d6da4140a__large.jpg"},"caption":"Ervan Wahyu Anjasworo dibantu pemda setempat. (Solopos)
","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"Nasib Ervan semakin terombang-ambing tatkala kawanan pengamen yang dia ikuti dikejar oleh Satpol PP. Mereka terpisah sendiri-sendiri. Ervan yang lari ke sebuah masjid kemudian bertemu dengan seorang Ketua RT. Dia kemudian diangkat sebagai anak oleh Ketua RT tersebut."}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bak sinetron, nasib Ervan kembali terombang-ambing saat Ketua RT tersebut meninggal empat bulan kemudian. Beruntung, ibu dari almarhum Ketua RT tersebut mau menampungnya. Meski begitu, berselang enam bulan, Ervan kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Bogor."}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Di tempat inilah, Ervan bertemu dengan pegawai Dinas Sosial bernama Wiwin yang mengangkatnya sebagai anak. Ervan pun kemudian disekolahkan di pesantren."}},"15":{"type":"ads"},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Delapan tahun Ervan mengecap pendidikan pesantren, dia kemudian dipanggil ke Panti Rehabilitasi Sosial Anak Berhadapan dengan Hukum (PRSABH)\nKecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk dilatih kerja. Ervan berada di\npanti ini selama dua tahun. Di tempat inilah dia mengenal teknologi dan sering bermain komputer."}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ervan kemudian iseng membuka Google Maps dan mencari tempat tinggalnya saat kecil dulu. Dia menelusuri peta Solo dan sekitarnya. Tatkala menemukan Pasar Gonggang, Ervan seperti mengenalinya."}},"18":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/10064/large/normal/547824e6-f1bd-4718-b157-fe4092fc56da__large.jpg"},"caption":"Nggak hanya, Ervan, penemuan orang hilang berkat Google Maps ini sudah terjadi di berbagai belahan dunia. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"“September (2020) kemarin, saya main komputer. Saya itu iseng-iseng (cari informasi) dengan membuka Google Maps. Awalnya saya mengecek peta Solo. Saya lihat lagi Solo-nya ini ada Wonogiri, Boyolali, Sragen, begitu. Saya telusuri satu per satu kemudian menemukan Pasar Gonggang di Sragen,” ujar Ervan."}},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ervan masih mengingat nama bapak, ibu, dan kakaknya. Bermodal pengetahuan ini, dia pun meminta bantuan kepala panti untuk menghubungi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sragen. Pihak terakhir akhirnya menyebar\nfoto Ervan kecil ke wilayah sekeliling Pasar Gonggang."}},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bu Ani, seorang anggota TKSK\nSragen akhirnya menemukan dan mendatangi rumah orang tua kandung Ervan. Dari\nsana, kepulangan Ervan ke keluarganya langsung diurus. Keluarga itu akhirnya berkumpul\nkembali dengan si anak hilang pada 6 Oktober lalu."}},"22":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/hits/smartphone-hilang-lacak-saja-dengan-cara-ini","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/hits/smartphone-hilang-lacak-saja-dengan-cara-ini","type":"article","title":"Smartphone Hilang? Lacak Saja dengan Cara Ini","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Banyak orang yang langsung kebingungan saat smartphone-nya hilang. Hal ini disebabkan oleh pentingnya smartphone bagi aktivitas sehari-hari. Nggak perlu panik, ternyata ada kok cara untuk melacak smartphone yang hilang. Yuk simak.","image":"https://www.inibaru.id/media/4237/large/normal/c561e91a-4d3f-4a5d-a509-c000901eaf00__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/4237/large/normal/c561e91a-4d3f-4a5d-a509-c000901eaf00__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"23":{"type":"paragraph","data":{"text":"Cerita pertemuan kembali keluarga yang hilang berkat fitur Google sudah beberapa kali\nterjadi di berbagai belahan dunia lo, Millens.  Salah satu yang\ndikenal luas adalah kisah Saroo Brierley, pemuda asal India yang diadopsi\nkeluarga Australia. Brierley berhasil menemukan keluarganya di\nIndia lewat Google Earth. "}},"24":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kisah luar biasa Saroo ini kemudian diabadikan dalam sebuah film yang sempat menjadi nominasi Oscar berjudul Lion (2017). Sudah pernah melihat filmnya, belum, Millens? (Vic/IB28/E07)"}}},"version":"2.15.1"}