Beneran Nggak Sih Kalau Kucing Oren Pasti Jantan?

Kucing oren alias kucing berwarna bulu oranye dianggap sebagai 'preman' bagi sesama kucing, namun sangat menyenangkan untuk dijadikan peliharaan manusia. Karena perilakunya yang agresif, banyak yang mengira kucing oren sudah pasti berjenis kelamin jantan. Hm, apa iya?

Beneran Nggak Sih Kalau Kucing Oren Pasti Jantan?
Kucing oren pasti jantan? (Flickr/ Ivan Radic)
{"time":1634706814380,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Kucing oren alias kucing dengan warna oranye\nsering dianggap sebagai ‘preman-nya’ kucing. Kucing ini dianggap agresif,\ngalak, dan nggak segan-segan bikin ribut dengan kucing lainnya. Gara-gara\nstigma ini, ada anggapan kalau kucing oren pasti jantan. Eh, beneran nggak ada\nkucing oren yang betina?"}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Beda\nsikapnya dengan sesama kucing, kucing oren justru cenderung lebih ramah\nterhadap manusia. Seringkali, kucing ini mau bersikap manis, ramah, dan mau diajak\nbermain manusia. Saking tingginya anggapan kalau kucing ini menyenangkan untuk\ndipelihara, sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat bahkan\nmengungkap fakta kalau kucing oren paling sering diadopsi dari tempat\npenampungan hewan."}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Penelitian\nini dilakukan oleh ahli kehewanan dari University of California, Berkeley,\nAmerika Serikat. Hasilnya menarik, bukannya kucing dengan warna hitam, cokelat,\natau bahkan putih, kucing dengan warna oranye-lah yang paling mungkin dipilih\nuntuk diadopsi."}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Balik lagi\nke pertanyaan apakah kucing oren pasti jantan. Nah, ternyata, ada juga\npenelitian terkait hal ini, lo. Pada 2007 lalu, peneliti National Laboratory of\nCancer Research bernama Stephen O’Brien melakukan penelitian tetang urutan\ngenom kucing yang sudah jadi peliharaan manusia."}},"11":{"type":"ads"},"12":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/17523/large/normal/6b087d3d-312a-4468-88c9-b681508c13bb__large.jpg"},"caption":"Kucing oren betina juga ada, lo. (Flickr/\n\nNate Steiner)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Penelitian\nini dilakukan untuk menemukan kombinasi-kombinasi genetik yang bisa\nmempengaruhi warna bulu kucing, pola, hingga panjang dari bulu tersebut.\nHasilnya ternyata ada banyak sekali kombinasi yang unik. Sebagai contoh, kucing\ndengan bulu belang bisa saja memiliki gen yang sama dengan gen yang membuat\ncheetah, sejenis kucing besar pemburu dengan kecepatan lari luar biasa,\nmemiliki totol-totol yang unik."}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Nah, soal\njenis kelamin kucing oren, ternyata belum tentu semuanya jantan, Millens. Kalau diurutkan secara genetik,\nbisa saja kucing betina juga memiliki warna bulu oranye."}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kalau\ndiurutkan secara kode genetik, contohlah bulu oranye kucing disebut sebagai\nkromosom x. Nah, kucing betina punya kromosom x, sementara kucing jantan punya\nsatu x dan satu y. Nah, kalau kucing oren betina, haruslah punya dua gen yang\nmasing-masing berasal dari kedua induknya."}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, kalau\ninduk jantan punya bulu oranye dan pasangannya yang juga berwarna oranye\nmelahirkan kucing betina, bisa jadi kucing betina ini berbulu oranye. Beda soal\ndengan kucing jantan. Dia memang dilahirkan dari induk betina dengan warna\noranye, tapi ayahnya nggak harus berwarna oranye juga."}},"17":{"type":"ads"},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi,\njumlah kucing jantan dengan warna oranye memang lebih banyak ya dari kucing\nbetina dengan warna oranye. Tapi, bukan berarti semua kucing oren itu jantan, Millens. (Kom/IB09/E05)"}}},"version":"2.15.1"}