Derita Warga Palestina, Rumah di Dalam Gua Masih Mau Digusur Israel Juga 

Ahmed Amarneh, seorang insinyur sipil 30 tahun yang tinggal di dalam gua, mereasa kecewa mendengar kabar penggusuran rumahnya. Meski bukan kali pertama Israel melakukan penggusuran, baru kali ini penggusuran dilakukan terhadap rumah yang dibangun di dalam gua.

Derita Warga Palestina, Rumah di Dalam Gua Masih Mau Digusur Israel Juga 
Ahmed Amarneh berdiri di dapur rumah guanya di Desa Farasin, Tepi Barat utara. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)
{"time":1597199859569,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id - Ahmed\nAmarneh tinggal bersama keluarganya di Desa Farasin, Tepi Barat bagian utara, Palestina.\nDi desa ini, Israel bersikeras harus membangun perumahan baru dengan\nmeruntuhkan rumah-rumah warga yang dibangun tanpa izin Zionis."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"\"Saya\nmencoba dua kali untuk membangun (rumah), tetapi otoritas pendudukan (sebutan warga Palestina untuk menyebut Israel) mengatakan, dilarang membangun di daerah\ntersebut,\" kata Amarneh kepada AFP, seperti ditulis Arab News, Selasa\n(11/8/2020)."}},"9":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/adventurial/sisi-eksotis-mangunharjo-tempat-yang-pernah-ramai-di-twitter-karena-cerita-horor-sigar-bencah","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/adventurial/sisi-eksotis-mangunharjo-tempat-yang-pernah-ramai-di-twitter-karena-cerita-horor-sigar-bencah","type":"article","title":"Sisi Eksotis Mangunharjo, Tempat yang Pernah Ramai di Twitter karena Cerita Horor 'Sigar Bencah'","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Penasaran dengan cerita horor 'Sigar Bencah' di Twitter, saya mencoba tur daring via Google. Saya malah menemukan lokasi menarik menikmati sunset di daerah yang rupanya masuk Desa Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, tersebut.","image":"https://www.inibaru.id/media/8151/large/normal/6c0ccbbe-30bc-4acd-9ece-b5c6e16bb295__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/8151/large/normal/6c0ccbbe-30bc-4acd-9ece-b5c6e16bb295__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Pada 1990-an, Perjanjian Damai Oslo memberi Palestina pemerintahan sendiri di Tepi Barat. Namun, sekitar 60 persen wilayah yang dijuluki Area\nC, tempat Desa Farasin berada, tetap di bawah kendali penuh sipil dan militer\nIsrael."}},"11":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8253/large/normal/839d2c9f-00e0-4779-abf8-a067334138d2__large.jpg"},"caption":"Mulut gua ditutup dengan batu dan diberi pintu kayu untuk menjadi rumah bagi Ahmed Amarneh dan keluarganya. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"Meski ilegal secara hukum internasional, Israel tetap mengalokasikan tanah di daerah ini, yang digunakan untuk pembangunan permukiman Yahudi."}},"13":{"type":"ads"},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Nah, yakin\nnggak bakal dapat izin mendirikan bangunan, Amarneh pun membangun rumah di dalam gua, yang dalam bayangannya nggak mungkin disebut ilegal, di kaki bukit yang mengarah ke Farasin. Otoritas Palestina (PA) juga setuju mendaftarkan tanah itu atas namanya."}},"15":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/hits/ikan-mas-15-kg-ditangkap-di-danau-toba-warganet-khawatir-bakal-ada-musibah","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/hits/ikan-mas-15-kg-ditangkap-di-danau-toba-warganet-khawatir-bakal-ada-musibah","type":"article","title":"Ikan Mas 15 Kg Ditangkap di Danau Toba, Warganet Khawatir Bakal Ada Musibah","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Warga setempat meminta pemancing ikan mas mengembalikan ikan tersebut ke Danau Toba agar nggak menyebabkan datangnya musibah. Mereka pun mengingatkan kembali pada insiden tenggelamnya KM Sinar Bangun pada 2018 lalu.","image":"https://www.inibaru.id/media/8228/large/normal/fa688a44-3470-46ac-90f2-79ec0d3e7303__large.jpeg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/8228/large/normal/fa688a44-3470-46ac-90f2-79ec0d3e7303__large.jpeg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Dengan\nketerampilan pertukangnya, Amarneh membuat pintu kayu untuk menutup jalan masuk\ngua. Dia juga membuat dapur, ruang tamu, dan ruang tidurnya, istrinya yang sedang hamil, dan putri mereka. Ada juga ruang\nkhusus untuk tamu."}},"17":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8254/large/normal/b85440ae-abbd-4f1e-8c96-4394f846fbbf__large.jpg"},"caption":" Ahmed Amarneh bersama keluarga di rumah gua. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"COGAT, cabang\nmiliter Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di Tepi Barat, mengatakan bahwa penggusuran ini dilakukan karena ‚Äústruktur yang dibangun\nsecara ilegal, tanpa izin dan persetujuan yang diperlukan\"."}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Amarneh mengaku terkejut lantaran disebut membangun sesuatu yang ilegal.\nAsumsinya, dia nggak membangun karena sejatinya gua tersebut memang sudah ada di situ."}},"20":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/legenda-tembalang-berasal-dari-mata-air-yang-kering-berkat-raden-pandan-arang","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/legenda-tembalang-berasal-dari-mata-air-yang-kering-berkat-raden-pandan-arang","type":"article","title":"Legenda Tembalang, Berasal dari Mata Air yang Kering Berkat Raden Pandan Arang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Nggak banyak yang tahu legenda Tembalang. Namanya yang unik ternyata punya hubungan dengan legenda yang beredar di masyarakat. Legenda apa?","image":"https://www.inibaru.id/media/8227/large/normal/c7a21c06-843c-4367-8cdf-0ef60a8a49f3__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/8227/large/normal/c7a21c06-843c-4367-8cdf-0ef60a8a49f3__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sementara, kepala dewan setempat Mahmud Ahmad Nasser mengatakan, Farasin dibangun oleh orang Arab\npada 1920. Desa ini kemudian ditinggalkan selama Perang Enam Hari pada\n1967, ketika Israel menklukkkan Tepi Barat Yordania."}},"22":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8255/large/normal/08cbb620-d51b-40e4-b4e7-2567ff540079__large.jpg"},"caption":"Ahmed Amarneh bermain bersama putrinya. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"23":{"type":"paragraph","data":{"text":"Namun, sejak\n1980-an, eks warga desa itu kembali ke daerah tersebut. Kini, Nasser mengungkapkan, populasinya sekitar 200 jiwa."}},"24":{"type":"paragraph","data":{"text":"Peristiwa penggusuran, di mana pun itu, selalu menyisakan tangis pilu, termasuk apa yang mungkin akan dialami Amarneh dan keluarganya. Semoga ada penyelesaian yang menguntungkan kedua belah pihak ya, Millens! (MG33/E03)"}},"25":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/foto-esai/bersua-para-pembuat-kulit-lunpia-di-kampung-yang-nggak-pernah-terlelap","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/foto-esai/bersua-para-pembuat-kulit-lunpia-di-kampung-yang-nggak-pernah-terlelap","type":"article","title":"Bersua Para Pembuat Kulit Lunpia di Kampung yang Nggak Pernah Terlelap","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Berada di sebuah lorong di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, kampung ini tak pernah terlelap, beroperasi 24 jam untuk memproduksi kulit lunpia.","image":"https://www.inibaru.id/media/8163/large/normal/3e398d82-5267-44de-9f0c-49c07dc47ae7__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/8163/large/normal/3e398d82-5267-44de-9f0c-49c07dc47ae7__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}}},"version":"2.15.1"}