Heboh, Tiba-tiba Batu Besar Muncul di Tengah Danau Sentani, Ada Apa?

Masyarakat di sekitar Danau Sentani dikejutkan dengan adanya batu berukuran besar yang muncul di tengah danau. Batu ini kemudian diberi nama Batu Beranak.

Heboh, Tiba-tiba Batu Besar Muncul di Tengah Danau Sentani, Ada Apa?
'Batu Beranak' muncul di tengah Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua (Minews/Badan Arkeologi Papua)
{"time":1602249169050,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Masyarakat Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua,\ndigegerkan dengan kemunculan batu berukuran besar yang sangat nggak biasa di\ntengah Danau Sentani. Batu ini kemudian diberi nama ‘Batu Beranak’. Sebenarnya,\napa yang terjadi hingga batu ini tiba-tiba saja muncul?"}},"8":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/hits/kisah-prajurit-kopassus-nyasar-ke-alam-gaib-di-hutan-papua","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/hits/kisah-prajurit-kopassus-nyasar-ke-alam-gaib-di-hutan-papua","type":"article","title":"Kisah Prajurit Kopassus Nyasar ke 'Alam Gaib' di Hutan Papua","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Seorang prajurit Kopassus menceritakan pengalamannya tersesat ke alam lain di tengah hutan belantara Papua. Dirinya sempat ditemani oleh tiga sosok astral yang memberinya bantuan. Bagaimana kisah selengkapnya?","image":"https://www.inibaru.id/media/9870/large/normal/bfb80239-e9bb-4426-b335-995f86d72f14__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/9870/large/normal/bfb80239-e9bb-4426-b335-995f86d72f14__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Menurut\nwarga sekitar, batu yang muncul berjejeran berjumlah tiga buah. Bentuk dan\nukurannya berbeda. Ada yang lempeng, namun ada juga yang mengerucut. Karena\nbentuknya mirip seperti keluarga yang utuh berupa orang tua dan anak, warga pun\nmenyebutnya dengan nama ‘Batu Beranak’."}},"10":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/9962/large/normal/27db44b8-cb9d-44f7-9363-b3b428a23c4c__large.jpg"},"caption":"Batu Beranak Danau Sentani (Okezone/Edy Siswanto)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"Satu batu memiliki lebar sekitar 1 meter dengan tinggi sekitar dua meter di atas permukaan air danau. Batu ini diberi nama ‘Mama’ atau batu perempuan. Batu laki-laki memiliki bentuk kerucut dengan tinggi 1 meter di atas permukaan air danau. Sementara itu, batu anak yang berbentuk lempeng cenderung rata dengan permukaan air danau."}},"12":{"type":"ads"},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Meski batu\nini muncul saat air danau surut, banyak yang meyakini batu-batu ini sangatlah\nbesar. Tingginya bisa saja lebih dari 5 meter mengingat batu ini tertancap\ndengan kokoh di dasar danau."}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Peneliti\nsenior dari Balai Arkeologi Papua Hari Suroto menduga batu ini adalah sejenis\nbatu menhir yang berasal dari zaman Megalitik. Bisa jadi, batu ini sudah ada\nsejak 1.500 SM. Dia menduga jika batu ini memang sengaja dibuat dan diturunkan\ndari kaki Gunung Cycloop. Hal ini disebabkan oleh jenis batunya yang sangat\nberbeda dari yang ada di Danau Sentani."}},"15":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/9963/large/normal/c36f0413-b6e8-49d8-afc2-dd13e08d0f96__large.jpeg"},"caption":"Batu Beranak berasal dari zaman Megalitik. (Minews/Badan Arkeologi Papua)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Kalau\nmelihat jenis batunya. Batuan ini berjenis batuan beku Peridotit yang banyak\nditemukan di Pegunungan Cycloop. Posisi batunya memang berdiri jadi kami yakin\nmemang sengaja ditempatkan seperti itu,” ucap Hari, Rabu (7/10/2020)."}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Selain ‘Batu\nBeranak’, terdapat beberapa situs-situs batu bersejarah yang menunjukkan adanya\nkebudayaan tinggi di masa lalu ditemukan di Papua. Situs-situs ini ada di Doyo\nLama, Distrik Waibu, Pulau Asei, serta Pulau Mantei."}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Semoga saja\npenelitian bisa dilakukan dengan lancar dan batu-batuan ini bisa tetap terjaga\nkarena tinggi nilai sejarah, ya Millens.\n(Oke/IB09/E05)"}},"19":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/foto-esai/menyapa-keluarga-pasijah-sedekade-menjadi-yang-terakhir-di-kampung-senik-desa-yang-hilang","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/foto-esai/menyapa-keluarga-pasijah-sedekade-menjadi-yang-terakhir-di-kampung-senik-desa-yang-hilang","type":"article","title":"Menyapa Keluarga Pasijah, Sedekade Menjadi Yang Terakhir di Kampung Senik: Desa yang Hilang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Pada 2001, banjir rob mulai rajin menyapa Dusun Rejosari Senik, Desa Bedono, di pesisir utara Jawa Tengah. Lima tahun berselang, warga mulai pindah. Pada 2010, Bedono menjadi 'desa yang hilang'. Seluruh warganya telah pindah permanen, kecuali Pasijah dan keluarganya yang memilih tinggal di sepetak rumah di antara genangan air laut dan lebatnya hutan mangrove. ","image":"https://www.inibaru.id/media/9810/large/normal/e3529673-ffc5-48a1-83c3-65b0c84efc65__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/9810/large/normal/e3529673-ffc5-48a1-83c3-65b0c84efc65__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}}},"version":"2.15.1"}