Sering Buang Makanan? Bikin Rugi Negara, Lo!

Sadar nggak, setiap hari kamu sering buang makanan? Apalagi makanan sisa yang ada di dapur rumah. Meski sepele, dampaknya bisa sangat besar, lo, dari bikin rugi negara sampai memicu kerusakan alam! Kok bisa?

Sering Buang Makanan? Bikin Rugi Negara, Lo!
Kebiasaan buang makanan orang Indonesia sudah sangat meresahkan. (Flickr/ Nick Saltmarsh)
{"time":1634783134841,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Kamu pernah berpikir nggak soal makanan-makanan\nsisa yang bisa saja kamu buang setiap hari di dapur? Nggak hanya nasi yang\nterkadang sisa. Seringkali, lauk-pauk juga ikutan sisa dan akhirnya berakhir di\ntempat sampah. Meski terlihat nggak merugikan siapa saja, para pakar justru\nmenyebut kebiasaan buang makanan ini bisa sampai bikin rugi negara, lo."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Data dari\nBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), setiap tahunnya, satu orang\nIndonesia bisa membuang sampah makanan sampai 184 kg! Jumlah ini sangat banyak,\nlo. Apalagi kalau kamu menghitungnya dengan jumlah anggota keluarga serumah.\nJadi, rata-rata, orang Indonesia itu membuang sampah makanan setidaknya ½ kg\nsetiap harinya."}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Dari jumlah\ntersebut, 55 sampai 60 persen adalah sampah makanan konsumsi alias beneran sisa\nmakanan. "}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sisanya, yakni 45 sampai 50 persen adalah sampah makanan produksi,\ntermasuk bahan-bahan makanan yang belum sempat diolah namun kemudian terpaksa\nharus dibuang."}},"11":{"type":"ads"},"12":{"type":"header","data":{"text":"Dampak\nNggak Terduga Kebiasaan Membuang Makanan","level":2}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sampah\nmakanan seringkali bisa terurai di tanah karena termasuk dalam sampah organik.\nNamun, hal ini belum tentu terjadi, Millens.\nRealitanya, kalau kita nggak kunjung menghentikan kebiasaan buruk ini, bisa\nmembuat pemanasan global jadi lebih cepat terjadi."}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Hal ini\ndisebabkan oleh proses pembusukan sampah makanan nggak cepat. Apalagi kalau\nkamu membuangnya di tempat pembuangan akhir (TPA). Bisa jadi sampah makanan ini\nbakal terus menumpuk dan nggak kunjung bisa diolah secara alami oleh alam.\nAkhirnya, yang muncul hanyalah gas metana, gas yang bisa membuat iklim dan\ncuaca global jadi semakin panas."}},"15":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/17527/large/normal/15106f88-b4b7-4602-8677-e0bbb6d20f87__large.jpg"},"caption":"Kebiasaan buang makanan bisa memperburuk pemanasan global. (Flickr/ Twentyfour Students)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Nah, soal\nkebiasaan buang sampah makanan yang bisa bikin rugi negara, hal ini nggak asal\ncuap, lo. Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Medril Zam yang\nmengungkapnya. Menurutnya, setidaknya dalam 20 tahun belakangan, kebiasaan\nbuang makanan orang Indonesia itu memicu kerugian dengan nilai yang fantastis,\nlo."}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Tebak,\nseberapa banyak kerugian itu? Negara rugi Rp 213 triliun sampai Rp 551\ntriliun setiap tahun! Kalau angka itu diperhitungkan dari sisi ekonomi, sama\nsaja dengan 4 sampai 5 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia."}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bahkan,\nandai kita lebih cermat dalam mengolah dan menyimpan makanan-makanan yang\nakhirnya terbuang percuma itu, sebenarnya kita bisa lo memberi makanan ke kaum\npapa dengan jumlah mencapai 61-125 juta setiap tahun. Ingat ya, hitungannya per\ntahun, itu. Besar banget, kan?"}},"19":{"type":"ads"},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, kamu\nsebaiknya cermat ya dalam menyimpan bahan makanan agar nggak mudah basi. Selain\nitu, masaklah secukupnya saja. Sebaiknya pastikan makanan itu bisa habis dalam\nsehari tanpa tersisa. Andaipun sisa, aturlah agar bisa dihangatkan kembali dan\ndimakan di waktu lainnya."}},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"Setuju\nnggak, Millens? (Opi/IB09/E05)"}}},"version":"2.15.1"}