Ular Cabe, si Kecil Predatornya Predator

Siapa sangka King Cobra bisa tamat jika bertemu dengan ular cabe. Yap, si cantik yang imut ini merupakan pembunuhnya pembunuh. Wih, ngeri juga, ya?

Ular Cabe, si Kecil Predatornya Predator
Ular cabe. (Kids Grid)
{"time":1631587259111,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Ular cabe sangat cocok dengan istiah\n'kecil-kecil cabai rawit'. Pasalnya, meski tubuhnya kecil, hewan ini sangat\nberbahaya. Bisanya dapat melumpuhkan saraf korban. "}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ular cabe memiliki nama latin Calliophis intestinalis. Ia\nbisa ditemui di berbagai wilayah di Indonesia, yaitu di Sumatera, Pulau Nias,\nBangka, Belitung, Mentawai, Kepulauan Riau dan Jawa. O ya, jangan heran jika\nbertemu ular ini di kota besar ya. Selain di Indonesia, ular cabe juga bisa\ndijumpai di Thailand, Malaysia dan Singapura."}},"9":{"type":"link","data":{"link":"https://inibaru.id/foto-esai/jersey-hingga-fotografi-menjemba-keuntungan-dari-tren-sepak-bola-tarkam","meta":{"url":"https://inibaru.id/foto-esai/jersey-hingga-fotografi-menjemba-keuntungan-dari-tren-sepak-bola-tarkam","type":"article","title":"Jersey hingga Fotografi; Menjemba Keuntungan dari Tren Sepak Bola Tarkam","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Liga sepak bola resmi Indonesia yang dihentikan selama pandemi Covid-19 justru menaikkan pamor kompetisi tarkam. Siapa yang paling untung dari kompetisi lokal ini?  ","image":"https://inibaru.id/media/17069/large/normal/f9b87457-eb00-4d2b-8005-85ab0887f502__large.jpg","image:secure_url":"https://inibaru.id/media/17069/large/normal/f9b87457-eb00-4d2b-8005-85ab0887f502__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Hewan ini memiliki warna cerah bagian kepala serta ekornya. Disebut\nular cabe karena bentuk ujung ekornya menyerupai cabai merah. Bagian ini bakal\nterlihat ketika melingkar. "}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ular ini mempunyai pesona yang menawan. Bentuknya unik\ndengan warna cerah di kepala dan ekornya. Rata-rata panjang ular ini 35 cm\ndengan panjang maksimum sekitar 55 cm. Mungil banget kan?"}},"12":{"type":"ads"},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Saking kecilnya, bagian kepala nggak dapat dibedakan dengan\nlehernya. Tapi, kamu nggak boleh meremehkan ular ini. Hewan melata ini termasuk\ndalam jenis Elapidae. Ular berbisa bertaring-depan pendek yang mematikan."}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bisa ular cabe bersifat neurotoksin yang dapat melumpuhkan\nsaraf. Jika sampai tergigit, korban akan merasakan kejang luar biasa, pusing,\nmual-mual, kesulitan bernapas. Luka sekitar gigitan bakal membengkak dan\nmengalami kematian jaringan. Korban yang terlambat ditolong bisa saja\nmeninggal."}},"15":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/17094/large/normal/35935c83-10cc-464f-971c-dd76731190ec__large.jpg"},"caption":"Bisa ular cabe sangat berbahaya. (Wikimedia common via Liputan6)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ular cabe ini dikenal sebagai \"pembunuh dari\npembunuh\", si pemangsa ular. Jangan kaget jika si kecil ini dapat\nmenyerang dan memangsa beberapa ular paling mematikan di Bumi termasuk King\nCobra. "}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"O ya, sifat alami ular ini nggak agresif kok. Bahkan ketika dirinya\nmerasa terancam. Ia nggak akan menghindar walaupun diganggu. Paling-paling cuma\nmenggulingkan bagian bawah tubuhnya dan memperlihatkan perutnya yang berwarna\nbelang hitam-putih."}},"18":{"type":"link","data":{"link":"https://inibaru.id/hits/ngeri-ular-yang-ada-di-indonesia-ini-juga-bisa-terbang","meta":{"url":"https://inibaru.id/hits/ngeri-ular-yang-ada-di-indonesia-ini-juga-bisa-terbang","type":"article","title":"Ngeri, Ular yang Ada di Indonesia Ini Juga Bisa Terbang!","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Nggak hanya cepat dan pandai memanjat pohon. Ada lo ular yang bisa terbang di Indonesia. Di mana saja kamu bisa menemukan ular ini?","image":"https://inibaru.id/media/7090/large/normal/cc6fde2f-cac1-43f4-94bd-d3000332c8fa__large.jpg","image:secure_url":"https://inibaru.id/media/7090/large/normal/cc6fde2f-cac1-43f4-94bd-d3000332c8fa__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jika mulai merasa terusik, ular endemik di Asia Tenggara ini\nakan mengangkat ekornya yang berwarna merah itu sebagai tanda peringatan. Kalau\nsudah begini, jauh-jauh deh, Millens."}},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"Habitat ular ini di tanah berbatu, berserasah, lembap, area\ndengan potongan batang pohon. Ular mungil ini gemar menyembunyikan diri di\nantara serasah dedaunan sehingga ular ini tergolong jenis terrestrial dan\nsemifossoria."}},"21":{"type":"ads"},"22":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sebenarnya, ular cabe ini ada di sekitar kita. Namun, karena\nukuran ular yang kecil dan tinggal di bawah tanah, orang jarang melihat dan\nmenyadarinya. Karena itu, tetap hati-hati dan waspada dengan si cantik yang\nsatu ini ya!"}},"23":{"type":"paragraph","data":{"text":"Eh, kamu punya pengalaman ketemu ular cabe nggak, Millens? (Mer/IB21/E07)"}}},"version":"2.15.1"}