Warga Enggan Divaksin, Ribuan Dosis Sinovac di Aceh Terbuang Percuma

Setidaknya, 1.921 dosis vaksin terbuang percuma karena antusiasme warga Aceh melakukan vaksinasi rendah. Hal ini berlangsung di banyak wilayah di Aceh.

Warga Enggan Divaksin, Ribuan Dosis Sinovac di Aceh Terbuang Percuma
Ribuan dosis vaksin Sinovac nggak terpakai atau rusak di Aceh. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
{"time":1631600095497,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Setidaknya, 1.921 dosis vaksin Sinovac terbuang\npercuma karena nggak terpakai dan rusak di Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Hal\nini disebabkan oleh warga dari kabupaten ini yang enggan divaksin."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Fakta\nmengejutkan ini terungkap dari pernyataan Satgas Covid-19 di Kabupaten Aceh\nTenggara pada Jumat (10/9/2021 lalu. Setidaknya, 1.818 dosis nggak terpakai dan\n103 dosis sudah dinyatakan rusak. Menariknya, kalau menurut Koordinator\nVaksinasi Massal Provinsi Aceh dr Iman Murahman, keengganan warga untuk\nvaksinasi ini nggak hanya terjadi di Aceh Tenggara, namun di hampir seluruh\nwilayah Aceh."}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Dr Iman\nmenyebut pemicu dari keengganan ini adalah hoaks terkait vaksin tersebut. Warga\npun percaya kalau vaksin nggak mampu menangkal Covid-19."}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Nggak ada\npembuktian secara kasat mata akan manfaat vaksin menangkal Covid-19 dalam\npemahaman warga, maka kabar bohong alias hoaks juga menjadi alasan utama warga\nenggan divaksin,” ujar Iman, Senin (13/9)."}},"11":{"type":"ads"},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"Meski cukup\nbanyak vaksin yang terbuang, angka vaksin yang sia-sia di Aceh Tenggara ini\nhanya di angka 3,7 persen jika dibandingkan dengan angka wasted-rate di seluruh Indonesia yang ditetapkan, yakni sebanyak 15\npersen. "}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, Iman pun masih menganggap angka ini sebagai sesuatu yang wajar.\nApalagi waktu pelaksanaan vaksinasi juga cukup panjang, yakni 7 bulan."}},"14":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/17111/large/normal/8e13bc99-fd68-40f7-adc0-69551911f80e__large.jpg"},"caption":"Antusiasme warga Aceh untuk vaksinasi masih rencah (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bagaimana\ndengan daerah Aceh lainnya? Ternyata, Dinas Kesehatan Aceh menyebut angka\nvaksinasi di Kota Banda Aceh cukup tinggi karena mencapai 60 persen. Meski\nbegitu, dari target 4 juta orang yang divaksinasi, Aceh baru memenuhi sekitar\n20,7 persen saja."}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Jadi\nmemang capaian untuk kabupaten lainnya di Aceh masih sangat rendah, termasuk\nKabupaten Aceh Tenggara. Kita akan terus berusaha keras untuk meningkatkan\ncapaian vaksinasi,” ungkap Iman."}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ada alasan\nlain mengapa banyak vaksin di Aceh jadi terbuang sia-sia, yakni jumlah vial\nvaksin tersebut. Kalau kamu bingung dengan hal ini, begini penjelasannya, Millens. Satu vial vaksin Sinovac bisa\ndiberikan ke 10 orang. Nah, vaksin Moderna bisa dipakai untuk 14 orang."}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, kalau\nternyata di suatu tempat yang vaksin hanya 8 orang, otomatis harus membuka satu\nvial vaksin Sinovac. Tapi, dua dosis tersisa kemudian harus dibuang atau nggak\nterpakai. Sayang juga, ya?"}},"19":{"type":"ads"},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ditambah\ndengan rendahnya antusiasme warga untuk divaksin, maka otomatis semakin banyak\npula dosis vaksin yang kemudian nggak terpakai, khususnya di daerah-daerah."}},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sayang banget ya kalau harus terbuang begitu?Semoga vaksinasi di wilayah lain lancar ya, Millens. (Kom/IB09/E05)"}}},"version":"2.15.1"}