Berdagang sekaligus Bersedekah a la Solifah

Ada banyak cara orang bersedekah. Solifah, pemilik warung makan di Semarang ini mematok harga di bawah rata-rata sebagai sedekahnya.

Berdagang sekaligus Bersedekah a la Solifah
Dalam kesederhanaan, Solifah tetap peduli sesamanya. (Inibaru.id/ Bayu N)
{"time":1626271885270,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id - Di ruangan\nberukuran 7x3m itu, beberapa meja kayu kecil dan rendah tampak berbaris.\nDinding-dinding di sekelilingnya berdiri tegak tanpa polesan cat, bahkan,\nbeberapa bagian hanya memperlihatkan balok-balok batu bata. Di tengah-tengahnya, tv dan kipas kecil menjadi hiburan bagi pemilik dan\npelanggan yang berkunjung."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jauh dari\nkata mewah, begitulah gambaran warung Ibu Solifah yang terletak di Jl. Beruang Raya No. 1 RT 02 RW 01 ini. Tempat ini pula yang sudah lama menjadi penolong bagi karyawan dan penghuni kos di sekitarnya ketika\nperut keroncongan, sementara uang di dompet harus dihemat. "}},"9":{"type":"link","data":{"link":"https://inibaru.id/kulinary/menu-rp-3-ribu-di-warung-solifah-perut-kenyang-tanpa-habiskan-uang","meta":{"url":"https://inibaru.id/kulinary/menu-rp-3-ribu-di-warung-solifah-perut-kenyang-tanpa-habiskan-uang","type":"article","title":"Menu Rp 3 Ribu di Warung Solifah, Perut Kenyang Tanpa Habiskan Uang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Mulai dari tiga ribu hingga empat ribu rupiah, di warung Solifah kamu bisa menikmati soto ayam hingga nasi ikan atau ayam.","image":"https://inibaru.id/media/16033/large/normal/46988a65-089d-4791-b969-7b9f0520d6bf__large.jpg","image:secure_url":"https://inibaru.id/media/16033/large/normal/46988a65-089d-4791-b969-7b9f0520d6bf__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Yap, warung makan ini memang menawarkan harga di bawah rata-rata. Harga yang mungkin bakal sangat jarang kamu temukan di luar sana. Bayangkan saja, untuk bisa menikmati seporsi soto atau nasi rames, kamu cuma\nperlu mengeluarkan uang Rp3.000, Millens!"}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"\"Ya pastinya untung nggak\nbanyak. Tapi kan yang penting laku dan jalan terus,\" ungkap Solifah sambil\nmerapikan beberapa lembaran rupiah di balik meja “kasir” sekaligus tempatnya\nmenata lauk pauk."}},"12":{"type":"ads"},"13":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/16030/large/normal/93109217-9002-46eb-99c0-c3b278847d07__large.jpg"},"caption":"Dengan uang nggak lebih dari Rp4.000, kamu bisa makan kenyang di warung Solifah. (Inibaru.id/ Bayu N)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ibu dua anak itu mengaku sudah mendirikan warung tersebut sejak empat tahun\nlalu. Selama itu pula, harga yang ditawarkan nggak pernah berubah, meski\ntuntutan kebutuhan makin hari makin mendesak."}},"15":{"type":"link","data":{"link":"https://inibaru.id/foto-esai/asap-pekat-dan-tungku-yang-terus-membara-di-kampung-mangut-bandarharjo-semarang","meta":{"url":"https://inibaru.id/foto-esai/asap-pekat-dan-tungku-yang-terus-membara-di-kampung-mangut-bandarharjo-semarang","type":"article","title":"Asap Pekat dan Tungku yang Terus Membara di Kampung Mangut Bandarharjo Semarang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Kota Semarang memang terkenal dengan kuliner khas pesisir. Salah satu sentra kulinernya adalah Kampung Mangut Bandarharjo. Di sinilah tempat berbagai jenis ikan yang dipakai sebagai mangut diasap dan diperjualbelikan.","image":"https://inibaru.id/media/15999/large/normal/4bc5fdb3-d7e7-4b95-bd9e-454054504cbe__large.jpg","image:secure_url":"https://inibaru.id/media/15999/large/normal/4bc5fdb3-d7e7-4b95-bd9e-454054504cbe__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Menurutnya, memberikan harga\nsuper-murah nggak cuma jadi strategi supaya warungnya tetap bertahan, melainkan\njuga sebagai upaya bersedekah kepada sesama. Dari kebaikan inilah dirinya\npercaya bahwa Tuhan akan membalasnya dengan berbagai cara.     "}},"17":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/16031/large/normal/cffd54fb-1c99-41b7-b850-c85f08734a98__large.jpg"},"caption":"Melalui keuntungan warung yang nggak seberapa dan doa yang nggak kenal lelah, Solifah mampu menghidupi dirinya dan ke dua anaknya. (Inibaru.id/Bayu N) ","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"\"Saya dulu pernah jadi karyawan\npabrik juga. Jadi tau mereka (karyawan pabrik) ini kalau makan yang penting\nmurah dan kenyang,” tuturnya. "}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Menurut ceritanya, Solifah\nmemang dulunya merupakan korban PHK dari salah satu pabrik baja. Nah, mengingat\nusianya yang sudah tua dan single parent,\ndirinya pun memutuskan untuk membuka warung kecil-kecilan supaya bisa terus\nmenghidupi dirinya dan kedua anaknya."}},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"\"Apalagi di sini juga banyak\nkaryawan dan anak-anak kos,” ucap perempuan ramah itu."}},"21":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/16032/large/normal/de39abd9-2e50-4a10-9120-8eecd29a77e2__large.jpg"},"caption":"Yang terpenting bagi Solifah adalah berkah dari Tuhan YME. (Inibaru.id/Bayu N)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"22":{"type":"paragraph","data":{"text":"Lebih jauh lagi, Solifah\nbercerita bahwa meski pun nggak banyak keuntungan yang bisa dia peroleh, dirinya\ntetap menikmati pekerjaannya tersebut. Rasa capai tentu saja ada, mengingat\ndirinya mengelola warung seorang diri. Namun, lelahnya hilang manakala melihat pelanggannya melahap habis masakannya."}},"23":{"type":"ads"},"24":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sebelum izin untuk menunaikan\nsolat dzuhur, Solifah mengaku cukup senang karena warungnya sempat viral di\nmedia sosial beberapa waktu yang lalu. Kini, nggak cuma karyawan dan anak kos\nsekitar yang makan di warungnya, namun juga ada beberapa anak muda dan tukang ojol."}},"25":{"type":"paragraph","data":{"text":"\"Ya senang, soalnya jadi banyak\nyang tahu juga. Tapi sempat bingung juga kok bisa sampai viral begini,” ucapnya\nsembari terkekeh. Kalau Solifah sedekah dengan menjual makanan berharga miring, sedekah a la kamu seperti apa nih, Millens? (Bayu N/E05)"}}},"version":"2.15.1"}