Bukan Simbol Pelecehan Islam, Begini Fakta Sejarah Croissant

Bentuknya mirip bulan sabit. Namanya, croissant, bahkan artinya adalah bulan sabit. Ada yang menyebutnya sebagai simbol pelecehan Islam karena terkait sejarah dengan kekalahan Kekaisaran Ottoman Turki. Beneran nih?

Bukan Simbol Pelecehan Islam, Begini Fakta Sejarah Croissant
Croissant berbentuk bulan sabit. Isunya adalah simbol pelecehan Islam, benarkah? (Flickr/Veronica Burke)
{"time":1634269762329,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Pernah makan croissant, Millens? Kalau kamu suka dengan kue pastry, pasti pernah lah ya.\nBentuk dan rasa dari kue ini memang sangat nikmat. Namun, belakangan ini ada\nyang menyebut croissant, khususnya yang berbentuk seperti bulan sabit sebagai\nsimbol pelecehan Islam. Eh, beneran nggak sih?"}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sebelum\njauh membahas soal isu pelecehan, kenalan dulu yuk dengan kue dengan rasa\nyang renyah ini. Karena namanya dan cara bacanya yang nggak biasa, banyak yang\nmengira roti ini asalnya dari Prancis. Padahal, yang benar kue ini asalnya dari\nWina, Austria. Nama aslinya juga bukan croissant, melainkan Kipferl."}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Lantas, kok\nbisa disebut dengan croissant? Ternyata kue ini adalah versi modifikasi dari\nKipferl yang asli. Kalau di Wina, Kipferl dibentuk seperti roti pada umumnya\nyang mengenyangkan, bukannya jadi pastry yang cenderung kering seperti\ncroissant."}},"10":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, dulu\nkipferl sangat digemari oleh ratu Prancis yang memang berdarah Austria, Marie\nAntoinette. Semenjak jadi ratu, dia mempopulerkan kebiasaan sarapan dengan\ncroissant. Selain itu, di Prancis, ada toko roti bernama Viennoise yang\nmenyediakan croissant dengan rasa yang sangat nikmat. Toko ini dikenal 1838 lalu."}},"11":{"type":"ads"},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"Lantas, kok bisa\nsampai diisukan jadi simbol pelecehan Islam?"}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Jadi, pada\nabad ke-17, tepatnya pada 1683, Austria dan Turki berperang dalam Siege of\nVienna. Nah, kamu tahu sendiri kan Turki kalau berperang pasti membawa panji\ndengan lambang bulan sabit. Sebutan lambang yang identik dengan Islam hingga\nsekarang ini adalah crescent. Hanya, saat itu, bulan sabit adalah lambang dari\nKesultanan Muslim Ottoman."}},"14":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/17469/large/normal/98dc3be7-d01c-4cc2-baa0-37e39883fb17__large.jpg"},"caption":"Croissant aslinya dari Wina, Austria, bukannya dari Prancis. (Flickr/\n\nPowerRabbit)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"Austria\nmenang dalam peperangan ini. Hanya, entah bagaimana ceritanya kemudian muncul isu yang\nmenyebut croissant adalah roti yang dibuat sebagai simbol kemenangan Austria sekaligus untuk\nmengolok kekalahan Turki saat itu. Apalagi, bentuknya seperti bulan sabit dan\nnamanya mirip dengan sebutan lambang crescent."}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Padahal,\nsejarah croissant jauh lebih lama dari perang ini, tepatnya saat masih disebut\nsebagai Kipferl. Soal mengapa bentuknya mirip bulan sabit, penyebabnya adalah\nkejadian pada abad ke-13."}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Di zaman\nitu, peperangan antar kerajaan adalah hal yang jamak terjadi. Kekaisaran\nAustria pun selalu menyiagakan tentaranya agar nggak mudah diserang\nsewaktu-waktu. Kemudian ada musuh yang ingin menyerang Austria pada dini\nhari. Tujuannya adalah demi menyerang kekaisaran ini saat para tentara sedang\ntidur."}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sialnya, para\npenyerang nggak tahu kalau saat dini hari, para pembuat roti kipferl sudah\nberproduksi demi menyediakan makanan untuk sarapan. Mereka mendengar suara\nderap lari kuda tentara musuh dari kejauhan dan lalu memperingatkan para\ntentara. Para tentara pun kemudian sigap untuk menghalau musuh."}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kaisar\nAustria sangat terkesan dengan para pembuat roti ini. Sebagai penghargaan, dia\npun memerintahkan para pembuat roti membuat versi lain dari kipferl yang\nberbentuk tapal kuda alias mirip huruf U. Hal ini menjadi simbol kehebatan para\npembuat roti yang mampu mendeteksi gemuruh langkah kuda dari musuh."}},"20":{"type":"ads"},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"Lagipula, kalau dipikir-pikir, nama croissant yang artinya bulan sabit itu asalnya dari Bahasa Prancis, bukan\nBahasa Austria yang menang perang lawan Turki, lo. Jadi, jelas ya bukan untuk mengolok-olok Turki atau bahkan Islam."}},"22":{"type":"paragraph","data":{"text":"Omong-omong,\nkamu suka dengan croissant nggak nih, Millens?\n(Cak,Adz/IB09/E05)"}}},"version":"2.15.1"}