Jadi Ritual Sambut Kelahiran, Pernikahan, hingga Kematian, Benarkah Tradisi Selamatan Berasal dari Jawa?

Selamatan lazim digelar untuk memperingati peristiwa penting tertentu. Dikenal lekat sebagai tradisi Jawa, benarkah selamatan memang begitu adanya? Yuk simak faktanya!

Jadi Ritual Sambut Kelahiran, Pernikahan, hingga Kematian, Benarkah Tradisi Selamatan Berasal dari Jawa?
Ilustrasi: Selamatan. (Inibaru.id/ Anisa Dewi)
{"time":1597203911905,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id - Selamatan adalah salah satu tradisi kuno yang masih dilestarikan oleh masyarakat\nJawa hingga kini. Nggak hanya di Jawa, ritual yang digelar sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan ini juga populer hingga\nseluruh Tanah Air."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Istilah selamatan selama ini dipercaya berasal dari bahasa Arab salamah yang berarti selamat atau bahagia.\nSementara, antropolog berkebangsaan AS Clifford Geertz mengungkapkan, selamatan berarti ora ono opo-opo (tidak ada apa-apa)."}},"9":{"type":"ads"},"10":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/yang-wajib-ada-dalam-seserahan-jika-calon-pengantinmu-perempuan-jawa","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/yang-wajib-ada-dalam-seserahan-jika-calon-pengantinmu-perempuan-jawa","type":"article","title":"Berniat Menikahi Perempuan Jawa? Siapkan Pernak-pernik Seserahan Ini, ya!","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Dalam beberapa tradisi, seserahan menunjukkan kelas sosial seseorang, tapi nggak demikian dengan tradisi pernikahan Jawa, meski beberapa barang dalam hantaran seserahan tetap saja nggak boleh ketinggalan. ","image":"https://www.inibaru.id/nuploads/1/seserahan.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/nuploads/1/seserahan.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"Selamatan biasanya digelar dengan mengundang\ntetangga atau kerabat. Dilakukan dengan duduk melingkari tumpeng, biasanya\nselamatan diawali dengan doa dan berakhir dengan makan bersama."}},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"Namun, benarkah selamatan merupakan budaya Jawa asli? Yap,\nselamatan dipercaya merupakan hasil akulturasi kepercayaan Animisme dan Dinamisme\nmasyarakat Jawa dengan Hindu dan Islam."}},"13":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/7739/large/normal/7694ab9f-345f-4d7d-8e5d-f8787afafc16__large.jpg"},"caption":"Benarkah selamatan adalah budaya Jawa? (Aswaja center NU)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kebutuhan masyarakat Jawa kuno terhadap keselamatan,\nkeamanan, kesejahteraan, dan ketenteraman hidup, menciptakan kepercayaan\nAnimisme dan Dinamisme. Kedua keyakinan ini menganggap setiap benda memiliki kekuatan gaib\ndan bersifat baik buruk."}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"Nah, masuknya Islam dan Hindu nggak serta merta mengubah\nkepercayaan tersebut. Akulturasi kebudayaan masyarakat Jawa kuno dengan Islam menjadikan ritual selamatan seperti yang hari ini kita lihat."}},"16":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/5-mitos-larangan-pernikahan-adat-jawa-pernah-dengar","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/5-mitos-larangan-pernikahan-adat-jawa-pernah-dengar","type":"article","title":"5 Mitos Larangan Pernikahan Adat Jawa, Pernah Dengar?","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Mungkin karena pernikahan adalah fase serius, orang Jawa nggak sembarangan melakukannya. Ada berbagai larangan yang nggak boleh dilanggar kalau mau langgeng dan bahagia. Hm, apa saja ya?","image":"https://www.inibaru.id/media/7925/large/normal/44232711-d56c-46ca-b791-57d1477b0bc9__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7925/large/normal/44232711-d56c-46ca-b791-57d1477b0bc9__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Selain\nsebagai budaya nenek moyang yang masih lestari hingga kini, ritual selamatan juga\nmengandung unsur-unsur ritual keislaman di dalamnya. Bagi umat Islam, selamatan digelar dengan membuang\nhal-hal yang bertentangan dengan agama, seperti sebutan pada roh atau\nsifat pada benda."}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kini, selamatan dalam Islam di Indonesia menjadi semacam ritual yang dilakukan bersama pemimpin agama untuk mendapatkan perlindungan dari Tuhan, yang selanjutnya disambung dengan makan bersama."}},"19":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/7740/large/normal/f320c5e9-8a23-4bd1-9765-bc931927906c__large.jpg"},"caption":"Kini masyarakat di seluruh Nusantara lazim menggelar selamatan. (Tabikpun.com)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"Karena tujuan selamatan adalah untuk mendapatkan keselamatan,\nkini hampir setiap peristiwa penting dirayakan dengan selamatan, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian."}},"21":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/bukan-dipenggal-pucuknya-tradisi-potong-tumpeng-sebaiknya-dilakukan-dengan-cara-ini","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/tradisinesia/bukan-dipenggal-pucuknya-tradisi-potong-tumpeng-sebaiknya-dilakukan-dengan-cara-ini","type":"article","title":"Bukan Dipenggal Pucuknya, Tradisi Potong Tumpeng Sebaiknya Dilakukan Dengan Cara Ini","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Biasanya, nasi tumpeng dipotong di bagian atas atau pucuk terlebih dahulu. Sayangnya, tradisi ini nggak tepat, lo. Lantas, di mana sih seharusnya kita memotong nasi tumpeng?","image":"https://www.inibaru.id/media/7051/large/normal/42dcf5bf-50c0-487f-9297-2df141e7c52f__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7051/large/normal/42dcf5bf-50c0-487f-9297-2df141e7c52f__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"22":{"type":"paragraph","data":{"text":"Hildred Geertz, antropologis AS yang juga merupakan mantan istri Clifford Geertz, membagi selamatan\nmenjadi empat kategori utama, yaitu yang berkaitan dengan kehidupan, peristiwa\nperayaan agama Islam, bersifat budaya setempat, serta kejadian yang nggak biasa."}},"23":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kini, selamatan bukan hanya menjadi tradisi dari suku dan\nagama tertentu. Hampir seluruh masyarakat Indonesia familiar dan mengggelar\nselamatan untuk memperingati peristiwa penting di kehidupan mereka."}},"24":{"type":"paragraph","data":{"text":"Yeah, karena mencari keselamatan adalah hak setiap orang, tradisi selamatan juga nggak perlu dimonopoli oleh orang-orang di suatu wilayah atau penganut kepercayaan tertentu. (Blo/IB27/E03)"}},"25":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/foto-esai/wajah-baru-grand-maerokoco-salah-satu-tempat-wisata-di-semarang-yang-sudah-buka","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/foto-esai/wajah-baru-grand-maerokoco-salah-satu-tempat-wisata-di-semarang-yang-sudah-buka","type":"article","title":"Wajah Baru Grand Maerokoco, Salah Satu Tempat Wisata di Semarang yang Sudah Buka","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Setelah mendapat rekomendasi untuk beroperasi kembali, Grand Maerokoco mulai disambangi pengunjung. Namun, ada yang lain dari tempat wisata yang menjadi landmark Kota Semarang tersebut. Apa saja? ","image":"https://www.inibaru.id/media/7978/large/normal/fae1fbb5-c7a5-4ec4-8d91-7699178a8569__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7978/large/normal/fae1fbb5-c7a5-4ec4-8d91-7699178a8569__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}}},"version":"2.15.1"}