Kerbau-Kerbau Sigar Bencah, Angonan Turun-temurun yang Jadi Investasi Jangka Panjang

Melintas di sekitar Sigar Bencah, kamu mungkin bakal menjumpai banyak kerbau yang digembalakan. Ada alasan yang menurut saya cukup menarik, meski kalau dipikir, ya, itu jadi alasan yang sangat umum. Ha-ha.

Kerbau-Kerbau Sigar Bencah, Angonan Turun-temurun yang Jadi Investasi Jangka Panjang
Seorang penggembala menggiring kerbaunya. (Inibaru.id/ Audrian F)
{"time":1597206455385,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id - Kalau biasa melewati sekitar Sigar Bencah Semarang, yang katanya angker itu, kamu mungkin pernah menjumpai kawanan kerbau yang diumbar di ladang rumput nan luas. Jumlahnya banyak. Para penggembala menyertai mereka, mungkin sambil bersenandung atau berseruling. Ha-ha."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sering melintas dan ketemu kerbau-kerbau serta para pengangonnya di daerah yang rupanya masuk Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, itu, bikin saya penasaran. Siapa peternaknya dan kenapa sebanyak itu? Apakah ada semacam tradisi beternak kerbau?"}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bak berada di Pulau Sumbawa, sepanjang padang para kerbau itu, sebagai pengganti Kuda Sumba, \"bertebaran\", menikmati makan siang di ladang rumput. Bahkan, kawanan kerbau juga masuk ke\nhutan-hutan dan lapangan latihan tentara."}},"10":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8158/large/normal/77256886-b347-4f9b-84a0-1efed2d63a47__large.jpg"},"caption":"Waktunya masuk kandang. (Inibaru.id/ Audrian F)
","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"11":{"type":"paragraph","data":{"text":"Untuk menjawab rasa penasaran, saya iseng bertanya kepada\nsalah seorang penggembala. Dialah Sunyoto, yang saat saya temui tengah mengumpulkan tanaman jagung nggak terpakai. Jagung itu, kata dia, untuk burung peliharaannya, sedangkan daun-daunnya untuk makan kerbau."}},"12":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/adventurial/sepi-pedagang-pasar-wajan-tuntang-hanya-bisa-menyangga-dagu","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/adventurial/sepi-pedagang-pasar-wajan-tuntang-hanya-bisa-menyangga-dagu","type":"article","title":"Sepi, Pedagang Pasar Wajan Tuntang Hanya Bisa Menyangga Dagu","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Meski sempat moncer, kini Pasar Wajan di Tuntang nggak begitu dilirik para pelanggannya karena berbagai hal. Alhasil, para pedagang harus menerima kenyataan bahwa dagangan mereka nggak selaris dulu.","image":"https://www.inibaru.id/media/7718/large/normal/e0849906-98b3-41b1-84e1-dbb149cb814e__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7718/large/normal/e0849906-98b3-41b1-84e1-dbb149cb814e__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sunyoto adalah pedagang. Atau, kalau di kalangan pedagang\nternak disebut dengn blantik. Sembari mengurus kerbau-kerbaunya, dia juga\nmenjual sapi dan kambing. Memang, kala itu saya menemuinya menjelang Iduladha."}},"14":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Kerbau saya sudah laku beberapa. Satunya sekitar Rp 17,5\njuta,” ujarnya pada Minggu (26/7/2020)."}},"15":{"type":"header","data":{"text":"Sudah Berjalan Turun-temurun","level":2}},"16":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8159/large/normal/3875329c-fa15-4382-ba15-d5c651be9fe3__large.jpg"},"caption":"Sunyoto sedang beres-beres di kandang kerbaunya. (Inibaru.id/ Audrian F)
","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"17":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kata Sunyoto, kebiasaan memelihara kerbau ini sudah berjalan\nturun-temurun. Dulu, Mangunharjo dikenal punya banyak\nsawah, lahan produktif yang selalu identik dengan kerbau. Namun, kini sawah-sawah sudah lenyap, berganti menjadi perumahan. "}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Ketika lahan beralih fungsi, para penggembala nggak bisa berbuat banyak. Tanah untuk mereka bertani dan mendirikan kandang-kandang\nkerbau itu bukan milik mereka. Sebagian besar memang tanah milik TNI."}},"19":{"type":"ads"},"20":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sepelemparan batu dari kediaman Sunyoto, ada Karminah yang juga merupakan penggembala kerbau. Kalau menurut\nKarminah, kerbau-kerbau ini bukan sekadar peliharaan, tapi juga investasi. Biasanya\npara penggembala membeli kerbau saat kecil, lalu dibesarkan. Ada yang dikembangbiakkan juga."}},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Simpanan orang desa ya begini,” ujarnya pendek, seraya memandangi kerbau-kerbaunya. Saat itu hampir petang, Karminah tengah bersiap\nmenggiring kerbaunya untuk masuk kandang."}},"22":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8162/large/normal/2bbd1742-97c1-4d37-a22a-528e98a77bc5__large.jpg"},"caption":"Mengawasi kerbau yang sedang minum. (Inibaru.id/ Audrian F)
","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"23":{"type":"paragraph","data":{"text":"Karminah berujar, rata-rata para penggembala punya\n7 sampai 10 kerbau. Menurutnya, meski diangon di satu lokasi dan jumlahnya\ncukup banyak, kemungkinan kerbau-kerbau tertukar sangat kecil. Hm, agaknya ini cukup menjawab pertanyaan yang sebetulnya pengin banget saya tanyakan sejak melihat kerbau-kerbau tersebut."}},"24":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/adventurial/nggak-cuma-omah-pang-ini-berbagai-potensi-wisata-nongkosawit-yang-bisa-kamu-nikmati","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/adventurial/nggak-cuma-omah-pang-ini-berbagai-potensi-wisata-nongkosawit-yang-bisa-kamu-nikmati","type":"article","title":"Nggak Cuma Omah Pang, Ini Berbagai Potensi Wisata Nongkosawit yang Bisa Kamu Nikmati!","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Tertarik datang karena adanya Omah Pang, Nongkosawit ternyata menyimpan berbagai potensi wisata yang layak mendapatkan sorotan. Kini pokdarwis setempat tengah melakukan berbagai penyempurnaan. Lalu apa saja wisata yang ditawarkan?","image":"https://www.inibaru.id/media/7724/large/normal/ac0f11e3-38bd-465a-b5f8-817ea7ddab91__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7724/large/normal/ac0f11e3-38bd-465a-b5f8-817ea7ddab91__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"25":{"type":"paragraph","data":{"text":"Bahkan, cerita rebutan atau saling klaim kepemilikan kerbau, aku Karminah, juga nggak pernah terjadi. Dia berkisah, ada satu kerbaunya yang masuk ke\nkandang penggembala lain. Ini nggak lantas membuat pemilik kandang mengaku kerbau itu miliknya, malah mengabari Karminah, ada kerbaunya yang nyasar."}},"26":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Nggak, semua sudah merasa punya sendiri-sendiri,” kata Karminah."}},"27":{"type":"header","data":{"text":"Ada Sumber Air dan Banyak Makanan ","level":2}},"28":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/8161/large/normal/9cf81934-5212-42d8-9fca-aeee6ab65528__large.jpg"},"caption":"Sebelum dikandang, mandi dulu. (Inibaru.id/ Audrian F)
","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"29":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sebuah tempat umumnya menjadi lokasi penggembalaan kerbau karena berada nggak jauh dari sumber air seperti empang atau sungai kecil karena kerbau suka berkubang untuk mendinginkan tubuh mereka. Sementara, sejauh pandangan mata, saya nggak melihat ada kubangan di sekitar tempat tersebut."}},"30":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/adventurial/konser-drive-in-mungkinkah-jadi-alternatif-hiburan-aman-di-tengah-pandemi","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/adventurial/konser-drive-in-mungkinkah-jadi-alternatif-hiburan-aman-di-tengah-pandemi","type":"article","title":"Konser Drive-in, Mungkinkah Jadi Alternatif Hiburan Aman di Tengah Pandemi?","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Konser drive-in untuk kali pertama digelar di Semarang. Konsep konser seperti ini dinilai bisa menjadi altenatif konser jika pandemi belum juga membaik. Kamu setuju?","image":"https://www.inibaru.id/media/7900/large/normal/91986e80-4ee9-4e0c-b2bc-903346fea9c7__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7900/large/normal/91986e80-4ee9-4e0c-b2bc-903346fea9c7__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"31":{"type":"paragraph","data":{"text":"Namun, rupanya saya keliru. Mengikuti Parmini menggiring kerbau-kerbaunya masuk hutan, lalu menuruni jalan setapak, membuat saya menemukan sumber air di sana. Ah, sebuah sungai! "}},"32":{"type":"paragraph","data":{"text":"Parmini kemudian memandikan kerbau-kerbau mereka. Penggembala yang cukup bersahaja itu lalu bercerita kenapa di lokasi tersebut banyak kerbau digembalakan. "}},"33":{"type":"paragraph","data":{"text":"“Kerbau mudah dipelihara. Makannya nggak sulit.\nKalau sapi, kan, (rumputnya) harus dipotong-potong dulu. Rumput\nliar begini mana mau!” jelasnya sembari menunjuk tanaman liar yang biasa jadi santapan para kerbau Mangunharjo."}},"34":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kisah para penggembala di dekat Sigar Bencah ini cukup menarik, sih. Mungkin, suatu hari nanti bakal ada kisah fiksi yang mengupas cerita atau bikin film di lokasi pengangonan kerbau ini. Ha-ha.\n(Audrian F/E03)"}},"35":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/foto-esai/wajah-baru-grand-maerokoco-salah-satu-tempat-wisata-di-semarang-yang-sudah-buka","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/foto-esai/wajah-baru-grand-maerokoco-salah-satu-tempat-wisata-di-semarang-yang-sudah-buka","type":"article","title":"Wajah Baru Grand Maerokoco, Salah Satu Tempat Wisata di Semarang yang Sudah Buka","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Setelah mendapat rekomendasi untuk beroperasi kembali, Grand Maerokoco mulai disambangi pengunjung. Namun, ada yang lain dari tempat wisata yang menjadi landmark Kota Semarang tersebut. Apa saja? ","image":"https://www.inibaru.id/media/7978/large/normal/fae1fbb5-c7a5-4ec4-8d91-7699178a8569__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/7978/large/normal/fae1fbb5-c7a5-4ec4-8d91-7699178a8569__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}}},"version":"2.15.1"}