Satu Pulau, Mengapa Bahasa Sunda Sangat Berbeda dengan Bahasa Jawa?

Meski berada di satu pulau, bahasa Jawa cukup berbeda dengan bahasa Sunda. Apa sih penyebab perbedaan ini?

Satu Pulau, Mengapa Bahasa Sunda Sangat Berbeda dengan Bahasa Jawa?
Ilustrasi: Upacara adat Seren Taun, tradisi panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan setiap tahun. (Baujamban.blogspot)
{"time":1601773079786,"blocks":{"7":{"type":"paragraph","data":{"text":"Inibaru.id – Indonesia yang terdiri atas kepulauan dikenal sebagai negara yang kaya bahasa daerah. Bahkan, nggak harus berlainan pulau, dua daerah yang yang jaraknya mungkin nggak begitu jauh pun bahasanya bisa jadi berbeda. Sebagai contoh, Bahasa Sunda dan Jawa."}},"8":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kalau kamu\ncermati, sebagian besar masyarakat di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Timur dan\nJawa Tengah, menggunakan bahasa Jawa. Meski logat atau dialeknya berbeda, secara umum, orang Jateng dan Jatim bisa saling memahami. Namun, akan berbeda kalau berada di Jawa Barat."}},"9":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kendati berada di pulau yang sama, sebagian besar orang Jabar memakai Bahasa Sunda, yang cukup jauh berbeda dengan Bahasa Jawa. Padahal, nggak ada batas wilayah atau geografi antara\nJabar dengan Jateng. Lantas, apa penyebab perbedaan bahasa yang\nkontras ini?"}},"10":{"type":"header","data":{"text":"Beda Leluhur","level":2}},"11":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/9744/large/normal/0050684f-03bb-486f-98ed-124a86ed1bd2__large.jpg"},"caption":"Penanda jalan di Bandung, Jawa Barat, dengan aksara Sunda. (Twitter/pacarmu_110)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"12":{"type":"paragraph","data":{"text":"Alasan\npertama, orang yang tinggal di Jabar kebanyakan berbeda dari orang yang tinggal di\nJateng atau Jatim. Kendati bentuk muka dan tubuhnya nggak jauh berbeda, orang Jabar didominasi Suku Sunda. Leluhurnya tinggal di\nwilayah yang disebut sebagai Tatar Pasundan. "}},"13":{"type":"paragraph","data":{"text":"Penjelajah\ndari Portugal Tome Pires menulis catatan berjudul Suma Oriental pada abad ke-16. Dia menyebut Suku Sunda sebagai\nmasyarakat dengan jiwa melaut tinggi dan lebih berani."}},"14":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/inspirasi-indonesia/koh-liong-man-of-tai-chi-dari-kota-semarang","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/inspirasi-indonesia/koh-liong-man-of-tai-chi-dari-kota-semarang","type":"article","title":"Koh Liong, Man of Tai Chi dari Kota Semarang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Koh Liong telah puluhan tahun mendalami seni bela diri tai chi. Dia kini dikenal sebagai pelatih senam kebugaran dengan dasar tai chi di Klenteng Hok Sing Bio Semarang. Inilah cerita lengkapnya.","image":"https://www.inibaru.id/media/9746/large/normal/570d11c8-8205-4ec7-9599-0eb2f263ca12__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/9746/large/normal/570d11c8-8205-4ec7-9599-0eb2f263ca12__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"15":{"type":"paragraph","data":{"text":"Mereka sebenarnya sudah\nmengenal dan melakukan perdagangan dengan orang Jawa. Hanya, mereka nggak akrab, meski nggak bisa dibilang bermusuhan dengan Suku Jawa."}},"16":{"type":"paragraph","data":{"text":"Persaingan ketat\ndalam hal perdagangan ini membuat asimilasi bahasa sama sekali nggak terjadi\nantara Jawa dengan Sunda. Perbedaan bahasa pun akhirnya bertahan hingga\nke keturunan-keturunannya di zaman modern."}},"17":{"type":"image","data":{"file":{"url":"/media/9729/large/normal/1653e2ae-ee56-466a-b87a-929cc6e4e1b2__large.jpg"},"caption":"Aksara Sunda juga berbeda dari Aksara Jawa. (Twitter/dandiherdiana99)","withBorder":false,"stretched":false,"withBackground":false}},"18":{"type":"paragraph","data":{"text":"Meski\nbegitu, di beberapa wilayah di Jateng, ada juga kok masyarakat yang menggunakan bahasa Sunda. Bahkan, sejumlah nama tempat di Jateng menggunakan bahasa dengan penutur terbanyak ke-2 di Indonesia ini. Sebagai contoh, Dieng di Jateng konon berasal\ndari bahasa Sunda kuno “Dhiyang\"."}},"19":{"type":"paragraph","data":{"text":"Sebaliknya, saat Mataram Islam menjadi\npenguasa di Pulau Jawa, bahasa Jawa juga secara nggak langsung mulai memengaruhi bahasa Sunda. Sebagaimana bahasa Jawa, bahasa Sunda pun mulai mengenal tingkatan kesopanan."}},"20":{"type":"link","data":{"link":"https://www.inibaru.id/foto-esai/para-pahlawan-dari-selokan-kota-semarang","meta":{"url":"https://www.inibaru.id/foto-esai/para-pahlawan-dari-selokan-kota-semarang","type":"article","title":"Para Pahlawan dari Selokan Kota Semarang","site_name":"INI BARU Indonesia","description":"Di balik amannya Kota Semarang dari banjir, ada jasa besar dari para pekerja pembersih selokan ini. Saban hari mereka menyisir pembuangan air. Mereka merangkak, bahkan bermandikan lumpur, untuk memastikan semua saluran lancar. Merekalah para pahlawan dari selokan Kota Semarang.","image":"https://www.inibaru.id/media/9596/large/normal/4ac748bb-b793-417b-ab32-d779a5554ecd__large.jpg","image:secure_url":"https://www.inibaru.id/media/9596/large/normal/4ac748bb-b793-417b-ab32-d779a5554ecd__large.jpg","image:width":"470","image:height":"312"}}},"21":{"type":"paragraph","data":{"text":"Kini, di\nbeberapa wilayah perbatasan seperti Brebes dan Cirebon, masyarakatnya bahkan\nbanyak yang bisa menggunakan bahasa Jawa ataupun Sunda. Unik sekali melihat dua bahasa itu berkelindan, lengkap dengan budaya, tradisi, dan, err, pernikahan? Ha-ha. (Phi/IB09/E03)"}}},"version":"2.15.1"}